Pembinaan Oleh Tuaka Agama Mahkamah Agung RI di Batusangkar

Minggu, 15 Juli 2018 lalu Ketua Kamar (Tuaka) Agama Mahkamah Agung RI DR. Drs. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M berkunjung ke Batusangkar dalam rangka undangan sebagai narasumber pada Seminar Nasional yang diselenggarakan IAIN Batusangkar tanggal 16 Juli 2018. Atas kehadiran orang nomor satu pada peradilan agama ini Pengadilan Agama Batusangkar dengan ijin PTA Padang mengundang seluruh pimpinan Pengadilan Agama Se-Sumatera Barat untuk mengikuti pembinaan dari orang tua peradilan agama tersebut.

Bapak Tuaka beserta rombongan singgah ke Pengadilan Agama Batusangkar

Sambutan dari Bupati Tanah Datar

Dengan dukungan penuh dari Bupati Tanah Datar, tanggal 15 Juli 2018 pukul 19.30 WIB diadakan pembinaan dari Tuaka Agama di Gedung Indo Jalito, Batusangkar. Pembinaan dihadiri para hakim tinggi PTA Padang dan pimpinan PA Se-Sumatera Barat. Dalam pembinaannya Tuaka menyampaikan beberapa hal penting diantaranya berhati-hati di dunia maya (medsos), jangan sampai terkena radikalisme, SARA, dan kampanye politik. Selanjutnya Tuaka menekankan untuk merubah mindset ‘minta dilayani’ menjadi ‘memberikan pelayanan’. Tuaka juga menegaskan bahwa sesuai dengan PERMA 7 dan 8 Tahun 2016 atasan langsung bertanggung jawab atas kesalahan bawahannya, pentingnya pembinaan oleh atasan terhadap bawahan dan wajib didokumentasikan (ada notulensi, absensi dan foto). Terakhir Tuaka berpesan kepada Hakim dan pimpinan peradilan untuk menguasai hukum materiil dan hukum formil, salah satunya dengan banyak membaca buku. Tuaka juga menyampaikan bahwa fungsi kamar adalah untuk menjaga kesatuan hukum dan konsistensi putusan serta profesionalitas sebagai seorang hakim. “Pleno kamar yang sudah ditetapkan harus diikuti, jangan membuat penafsiran sendiri, kita ini pelayanan keadilan artinya ada permintaan keadilan”, begitu tegas Tuaka. Pembinaan berakhir pukul 21.30 WIB dengan berpesan “Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan peradilan agama harus dipimpin orang yang mampu, berkompetensi, mengayomi dan mewujudkan kebersamaan”. Tuaka juga menyebutkan pengadilan agama sebagai cagar budaya bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI harus tetap eksis, sebab peradilan agama sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. (R.A.)

Pembinaan oleh Ketua Kamar (Tuaka) Agama Mahkamah Agung RI DR. Drs. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M

Peserta yang di hadiri oleh seluruh hakim dan pegawai di lingkungan wilayah Pengadilan Tinggi Agama Padang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *