Ketua PA Batusangkar Tekankan Penguatan Budaya Integritas dan Kualitas Pelayanan dalam Apel Pagi

Batusangkar, 20 Juli 2026
Ketua Pengadilan Agama Batusangkar, Rina Eka Fatma, S.H.I., M.Ag., menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Batusangkar dalam apel pagi yang dilaksanakan pada Senin (20/7/2026). Arahan tersebut menitikberatkan pada upaya menjaga konsistensi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Batusangkar mengingatkan bahwa keberhasilan meraih predikat WBBM tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh perubahan budaya kerja dan kualitas pelayanan yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Beliau menegaskan pentingnya memastikan tidak adanya keluhan dari para pemangku kepentingan, baik dari masyarakat pencari keadilan maupun dari internal satuan kerja. Apabila masih terdapat keluhan, seluruh aparatur diminta untuk menanganinya secara cepat, ramah, dan profesional sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan prima.
Selain itu, seluruh petugas diminta untuk menjaga kedisiplinan dalam penyelenggaraan pelayanan dengan memastikan layanan telah berjalan tepat waktu sejak pukul 08.00 WIB. Pengelolaan area parkir juga menjadi perhatian, khususnya untuk memastikan tidak terjadi praktik pungutan liar. Apabila memanfaatkan fasilitas parkir umum, koordinasi dengan pemerintah daerah harus dilakukan dengan baik.
Ketua juga mengingatkan pentingnya memantau ulasan masyarakat melalui Google Review. Setiap masukan maupun keluhan yang disampaikan masyarakat hendaknya segera ditindaklanjuti secara responsif sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan.
Dalam kesempatan tersebut, beliau turut menekankan agar petugas keamanan, petugas PTSP, dan seluruh aparatur senantiasa menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) serta 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Area kantor juga harus selalu dijaga kebersihan, kerapian, dan ketertibannya sehingga memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang memperoleh layanan.

Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Agama Batusangkar mengajak seluruh aparatur untuk menjaga keharmonisan lingkungan kerja dengan menghindari terbentuknya kelompok-kelompok yang dapat mengganggu soliditas organisasi. Menurut beliau, suasana kerja yang harmonis merupakan modal penting dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas dan membangun kepercayaan masyarakat.
Beliau juga menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja yang nyata. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan memahami nilai-nilai dan tujuan Zona Integritas serta menerapkannya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Terkait kegiatan yang melibatkan sumbangan di lingkungan kantor, seperti kegiatan Jumat Berkah maupun kegiatan sosial lainnya, Ketua mengingatkan agar seluruh bentuk sumbangan dilakukan secara sukarela, tanpa adanya unsur paksaan, serta dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Mengakhiri amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Batusangkar mengajak seluruh aparatur untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. Dengan semangat kebersamaan dan perubahan yang berkelanjutan, diharapkan Pengadilan Agama Batusangkar mampu mempertahankan dan meningkatkan capaian pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.